Kabar Kematian

29 Juni 2009

2Samuel 1: 17-21

Gugur bunga Daud menyanyikan nyanyian ratapan ini karena Saul dan Yonatan, anaknya, dan ia memberi perintah untuk mengajarkan nyanyian ini kepada bani Yehuda; itu ada tertulis dalam Kitab Orang Jujur. Kepermaianmu, hai Israel, mati terbunuh di bukit-bukitmu! Betapa gugur para pahlawan! Janganlah kabarkan itu di Gat, janganlah beritakan itu di lorong-lorong Askelon, supaya jangan bersukacita anak-anak perempuan orang Filistin, supaya jangan beria-ria anak-anak perempuan orang-orang yang tidak bersunat! Hai gunung-gunung di Gilboa! jangan ada embun, jangan ada hujan di atas kamu, hai padang-padang pembawa kematian! Sebab di sanalah perisai para pahlawan dilumuri, perisai Saul yang tidak diurapi dengan minyak.

Kematian dan tragedi sulit dipisahkan. Selalu saja ada kepedihan dan kesedihan yang dibawanya. Orang bisa menangis berhari-hari. Mengalami kesedihan berminggu-minggu, sekalipun telah mengadakan ibadah penghiburan berkali-kali. Tidak sedikit yang menjadi traumatis, dan tak tersembuhkan meskipun tahun-tahun telah lama berlalu. Baca entri selengkapnya »