Sahabat 1

Terimakasih
atas rindu
dan cinta yang menyiksa
menjadi bara

Doa Meditatif di GKJ WPM Semarang

In Manus Tuas Pater, ke dalam tangan Bapa

In Manus Tuas Pater, ke dalam tangan Bapa

Hening dan menyejukkan. Ini sudah cukup untuk merasakan Tuhan yang hadir melingkupi umatNya. Melalui nyanyian disertai pembacaan Alkitab dengan beragam bahasa, ternyata sederhana saja untuk berdoa. Dan memang, bukankah Tuhan kita sangat sederhana, sebab memang tidak perlu banyak prosedur untuk menemuiNya? Tuhan hadir dalam keheningan.

Rabu malam, bersama dengan 9 teman dari Fakultas Teologi Universitas Kristen Duta Wacana-Jogja, GKJ Wisma Panunggal Mrican Semarang menyelenggarakan Doa Meditatif ala Biara Taize berkaitan dengan Pekan Suci dalam Masa Pra-Paskah 2011. Mereka hadir untuk membantu menyelenggarakan  ibadah meditatif. Dan, ibadah berjalan dengan baik. Syukur pada Tuhan.

Bersama teman-teman dari Fak. Teologi-UKDW: Yusni Ruth Pandiya, Yosafat Agung P, Raimon Rombe B, Jusepribangun, Wilson Tarigan, Mardita G Kusuma, Ambram Barus, Johan Sihombing, Anggiting Satria G, Kamtini, Hermin, Maste,...maap ga urut...

Bersama teman-teman dari Fak. Teologi-UKDW: Yusni Ruth Pandiya, Yosafat Agung P, Raimon Rombe B, Jusepribangun, Wilson Tarigan, Mardita G Kusuma, Ambram Barus, Johan Sihombing, Anggiting Satria G, Kamtini, Hermin, Maste,...maap ga urut...

Kami berharap selalu: semoga Tuhan mengisi jiwa kami untuk menjadi kekuatan dan kesejukan yang menenteramkan hati, untuk menemani kami dalam perjuangan hidup sehari-hari. Kami juga berharap: kami akan selalu ingat bahwa setiap peribadahan apa pun itu, mesti hanya tertuju padaNya dan yang lain-lain adalah ‘hanya’ sarana penunjang, jika ingin berjumpa Tuhan dalam kesederhanaan.

Adoramus Te Domine!

Maste

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.