Menepati Janji

1Tawarikh 16: 14,15,22

 Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, akan firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan,”Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat terhadap nabi-nabi-Ku!”

Janji adalah hutang. Calon presiden dan wakilnya yang berjanji, sama dengan menyodorkan surat hutang kepada rakyatnya. Ayah yang berjanji membelikan mainan, ia telah berhutang kepada anaknya. Majikan yang berjanji menaikkan gaji, telah berhutang pada buruhnya. Pendeta yang berjanji berkunjung, telah berhutang kepada warganya. Karena janji adalah hutang yang mengikat.

Bayangan yang keliru, seolah jika telah berjanji tuntas sudah tanggungjawab. Sepasang mempelai, justru baru mengawali ketika mengucapkan janji suci. Seorang pegawai, baru diakui setelah mengucapkan ‘sumpah’ jabatan.  Janji adalah awal tanggungjawab.

Allah telah memenuhi janjiNya pada Abraham, Ishak, Yakub dan umat Israel, “Kepadamu akan Kuberi tanah Kanaan sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu. (18)” Karena Allahlah, kemanapun mereka dibuang, kembali lagi ke tanah pusaka. Allah tidak hanya memenuhi yang dijanjikan. Tetapi lebih dari itu, Ia merawat, memelihara dan melindungi umatNya, agar manusia dapat menikmati apa yang telah dijanjikanNya. Ternyata, manusia tidak dilepaskan begitu saja, sekalipun Allah telah melunasi janjiNya melalui peristiwa salib. Allah akan dan telah terus-menerus menepati janjiNya.

Tidak keliru, jika manusia hidup karena  Allah.

One thought on “Menepati Janji

  1. keren..ma janji thu mank harus ditepati..
    makane tuhan thu ndk pna ingkar janji..
    klo lom ditepati Dia melihat qta dulu taat p ndk..
    JClu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s