Komentar dan janji

Sabda Pagi

Mazmur 7:3-6

Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku, jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup damai dengan aku, atau merugikan orang yang melawan aku dengan tidak ada alasannya, maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku, dan menginjak-injak hidupku ke tanah, dan menaruh kemuliaanku ke dalam debu.

Bermacam tanggapan terhadap quick count di TV. Ada yang puas. Ada yang mengatakan cukup menghargai. Ada yang langsung mengucapkan selamat atas terpilihnya ‘presiden dan wapres by quick count’. Ada yang masih menunggu hasil resmi KPU. Ada juga yang mengatakan bahwa pihaknya telah dicurangi atau dirugikan. Barangkali masih banyak komentar lainnya yang akan menyusul.  Pada intinya, komentar, tanggapan, pernyataan itu diberikan setelah suatu peristiwa terjadi. Artinya kejadian lebih duluan disusul komentar belakangan.

Meskipun pesta pemilihan presiden dan wapres telah usai, namun janji-janji masih menggaungkan gemanya. Media merekam dan mengabadikannya. Ada yang berjanji mengurangi pengangguran dan kemiskinan, ada yang berjanji menyejahterakan petani dan nelayan, ada yang berjanji tidak akan hutang, ada juga yang berjanji untuk tidak nambah janji lagi. Intinya, janji adalah kata-kata yang mendahului tindakan. Artinya, omong duluan, disusul perbuatan. Janji memang berat tanggungannya. Sebab setiap tindakan harus mengarah pada terwujudnya kata.

Benarkah janji lebih berat daripada komentar? Entahlah. Yang pasti keduanya berasal dari mulut. Kita tahu, mulutmu adalah harimaumu!

Yang jelas di sini, Pemazmur mengajak kita untuk merenung soal janji dan pernyataan diri. Ia berani berjanji dalam doanya; jika melakukan kejahatan, kecurangan, bahkan merugikan musuh maka ia bersedia menanggungnya. Bersedia membayar harga dengan memberi diri dihabisi. Janji memang kata-kata. Dan, janji selalu menuntut tanggungjawab. Siap sediakah kita?

Kita hidup dengan kata. Menjunjung keluhuran kata, terangkat jugalah kita.  Jika tidak menghargainya, katalah yang menghempaskan hidup kita.

2 thoughts on “Komentar dan janji

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s