Nonton Film Harry Potter VI

Poster Film Harry Potter and the Half-Blood Prince
Poster Film Harry Potter and the Half-Blood Prince

Biasanya kali pertama selalu mendebarkan. Ternyata benar. Ini pertama kali aku nonton Harry Potter (HP) di bioskop. Tanda tanya dan tanda seru besar di keningku. Maklum, film-film HP di TV tidak pernah selesai kutonton. Buku tebal HP tidak pernah kubaca. Seperti apa ya film Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran ini? Syukurlah, istriku mau menemani. Siapa tahu, jantungku terlalu keras berdebar. Istriku yang akan mengeremnya. Waa…ia juga lebih paham film-film HP daripada aku…

Ternyata dalam catatan Wikipedia, buku serial HP dengan judul yang sama ini sudah lama dirilis. Tepatnya 8 Januari 2006 untuk versi bahasa Indonesia dan 16 Juli 2005 di negara-negara berbahasa Inggris dengan judul Harry Potter and the Half-Blood Prince. Ini adalah buku keenam dari tujuh novel yang direncanakan mengenai kisah populer karya J. K. Rowling. Terlalu. Biarlah. Yang jelas, ini pertama kali. Sehingga tidak bisa membandingkan satu film dengan film lainnya. Garapan sutradara yang satu dengan sutradara yang lainnya.Mungkin, film berikutnya bisa nonton lagi.

Alkisah, kuasa kegelapan selalu membuat kekacauan (baru tahu, suasana seperti selalu dikaitkan dengan Voldemort). Sementara itu, Harry Potter (HP) dalam masa akhir liburan sekolah, duduk dalam sebuah cafe stasiun bawah tanah. Albus Dumbledore, Sang Kepala Sekolah Hogward menjemputnya untuk diperkenalkan kepada Horace Slughorn. Seorang pensiunan ahli ramuan. Slughorn diminta untuk mengajar kembali. Memang Dumbledore punya maksud agar HP dekat dengan Slughorn. Karena Slughorn punya ingatan tentang masa lalu Voldemort dalam diri Tom Riddle. Benar saja, HP berhasil mendapatkan ingatan Slughorn yang telah dihapus itu, setelah dirayu sedemikian rupa. Ingatan inilah yang memperjelas tentang ‘ilmu’ hocrux. Dan yang menanyakan hocrux ini adalah Tom Riddle-Voldemort kecil- kepada Slughorn ketika ia masih mengajar. Ingatan ini dihapus karena Slughorn merasa sedih dan tidak dapat menanggulangi akan kedahsyatan Voldemort, yang telah menguasai ilmu hocrux sehingga bisa menyimpan nyawa pada benda-benda tertentu, setelah membunuh satu, tujuh atau lebih orang. Inilah sebabnya, Voldemort tidak mati-mati, jika (7) benda yang menyimpan nyawanya tidak dimusnahkan. Dua sudah dimusnahkan, yaitu buku harian Tom Riddle dan sebuah cincin. HP dan Dumbledore berupaya mendapatkan hocrux yang lainnya untuk dimusnahkan.

Lain pihak, Severus Snape mendapat kunjungan Narsisca dan Bellatrix, Ibu dan kakak Malfoy Draco. Malfoy Draco adalah rival HP di sekolah. Atas dukungan tamu-tamunya, Snape bersumpah akan melindungi Draco. Sebab Draco terpilih menjadi utusan Pangeran Kegelapan. Tugasnya adalah membunuh Dumbledore. Jika Draco gagal, maka Snape harus menggantikan tugas itu. Snape setuju diikat sumpah.

Perburuan hocrux mensyaratkan Dumbledore untuk banyak minum racun. Ternyata hocrux itu berupa kalung.Racun ini melemahkan kekuatannya. Di menara, Draco hendak menuntaskan tugasnya. Ketika Draco kelamaan, Snape mengambil alih. Maka Dumbledore mati di tangan Snape. HP marah dan memukul Snape dengan ajiannya. Disinilah terkuak, bahwa Pangeran berdarah campuran yang menjadi judul film ini adalah Severus Snape. Dan buku catatan Snape inilah yang menolong HP belajar meramu di bawah bimbingan Splughorn. HP kemudian juga tahu bahwa hocrux kalung yang ada pada Dumbledore adalah palsu. Surat di dalam hocrux itu yang menyatakannya.

Film ini juga dibumbui dengan trik khas negeri dongeng dan kisah cinta ala remaja.Ya, film ini mengasyikkan, karena dapat membawa imajinasi melayang ke negeri antah berantah. Rasanya, triknya kurang ‘mengherankan’sih. Tak apalah. Nah, di sini Hermione yang cantik dan pintar ternyata jatuh hati dan akhirnya berpacaran dengan Weasley. Sedangkan HP jadian dengan Giny. Kok pakai adegan mesra-mesraan ya,…Hmm, kategori film ini untuk anak-anak atau remaja, sih? Nggak masalah juga. Karena yang nonton juga sudah punya anak dan bukan remaja lagi…(buktinya, mau nonton aja ‘takut jantungan’.)

Konon-kata Wikipedia-sedemikian besar rasa penasaran para penggemar buku HP, sampai-sampai terjadi pasar taruhan tentang siapa tokoh penting yang akan mati di film ini. (Sudah tahu ‘kan siapa ?) Demikian juga Green Peace-Pasukan berani mati pembela lingkungan hidup-menyarankan untuk membeli buku HP yang dicetak tidak menggunakan kertas yang dihasilkan dari pohon-pohon purba.

Wah, ketika produk sastra berhasil kawin dengan kapitalisme, hebat benar tanggapannya!

One thought on “Nonton Film Harry Potter VI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s