Kolang Kaling Maut

Rumah Keluarga Kabul
Rumah Keluarga Kabul

Pagi ini jam 09.00 kami melayat keluarga Kabul. Anaknya, Si David yang berumur 5 setengah tahun meninggal dunia.

Setelah masuk gang Cinde Dalam, tampak di depan rumah telah dipasang tenda duka. Beberapa ibu dan bapak duduk di sana. Sebagian lagi duduk lesehan di teras rumah tetangga. Kata mereka,”Ibunya Si David ada di sini. Jenazah David ada di rumah sana,” sambil menunjuk-nunjuk rumah yang bertenda. Kami menuju sana. Sebuah rumah berdinding bata merah yang tidak disemen.

Ternyata, di sana telah dipenuhi ibu-ibu.”Wajah David, pipi dan rahang ke bawah biru membeku”, kata istriku. Saya memang tidak berniat melihat David. Tidak tega. Tidak ada keberanian untuk kali ini. Entah kenapa. Pagi ini, hanya tampak beberapa laki-laki yang melayat. Kaum ibu lebih dominan. Mungkin ibu-ibu ini adalah teman ibunya Si David. Ada juga, ibu-ibu dari temannya si David di TK.

Kami mengenal keluarga ini, karena kami adalah pelanggan mi ayam Kabul. Pak Kabul menjual mie di samping gereja tempat kami tinggal. Dalam masa-masa darurat lapar, kami sering ditolong Pak Kabul dengan mi olahannya.

Tetangga berkisah, kemarin sore David kebagian takjil buka puasa dari mesjid dan dibawa pulang ke rumah. Kemudian, dimakan bersama ibunya. Ketika ibunya pamit ke kamar mandi untuk pipis sebentar, ia mendapati David sedang kesusahan bernafas. Kemudian di bawa ke Dokter Ratih, yang merujuk RS Rumani. Di jalan keadaan David tidak tertolong. Ternyata, David tersedak kolang-kaling, yang masuk ke tenggorokan dan menyumbat aliran udara dari dan ke paru-paru. Begitu singkat prosesnya. Begitu besar trauma yang ditinggalkannya.

Ketika menyalami para takziah, Sang Ibu menahan tangis begitu rupa. Setelah selesai, ia melepaskan raungannya…Namun hingga kini, Pak Kabul belum menampakkan diri. Pastilah amat sangat sedihnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s